Sabtu, 28 September 2013

Rabu, 17 Juli 2013

Jabat Tangan Kadispora dengan Ketua BPSMI

 Jabat tangan olh ketua BPSMI Kepri: Dahrul Aman Harahap, MM yang juga selaku wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNRIKA Batam dengan Kepala Dinas Kebudayaan Kepri : Drs. Arifin Nasir, MSi setelah beradiensi di kantor dinas kebudayaan kepri di tanjungpinang selasa, 16 juli 2013
Posted by Picasa

AUDIENSI BPSMI KEPRI DENGAN DINAS KEBUDAYAAN KEPRI

 BPSMI Kepri mengadakan audiensi dengan kepala dinas kebudayaan kepri pada hari selasa tanggal 16 juli 2013 di tanjungpinang, audiensi ini dimaksudkan untuk sinergi kegiatan yang akan dilaksanakan BPSMI kepri untuk mahasiswa dengan dinas kebudayaan kepri masa kepengurusan 2013-2016. Dalam Foto (Kiri ke kanan) : Ade Isyana Hairunnisah, Dahrul Aman Harahap/Ketua BPSMI Kepri/ Wakil Rektor III UNRIKA, Winata Wira/Sekjen BPSMI/UMRAH, Drs. Arifin Nasir, MSi/Kadis Kebudayaan Kepri, Meiliana/WR I UIB, Andri Sanopaka/STISIPOL, Heppy Ariyanto/WR III UIB/Wakil Ketua I BPSMI
Posted by Picasa

Selasa, 09 April 2013

UNRIKA TERPILIH SEBAGAI KETUA BPSMI KEPRI 2013-2016



Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam terpilih sebagai ketua BPSMI (Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia) Propinsi Kepulauan Riau periode 2013-2016 berdasarkan hasil mubes yang dilanksanakan di UIB baru-baru ini. Peserta mubes yang hadir pada saat itu sebanyak 16 perguruan tinggi yang ada di provinsi kepri yang berasal dari batam, karimun dan tanjungpinang. Peserta mubes adalah semua wakil rector/wakil ketua/wakil direktur bidang kemahasiswaan atau dosen yang ditunjuk oleh perguruan tinggi yang membidangi kemahasiswaan. Mubes diawali dengan acara sarasehan dan dibuka secara resmi oleh Dr. Wiharso selaku Deputy Director of students affairs mewakili PP BPSMI Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa tujuan dibentuknya BPSMI ini adalah untuk membina dan mengembangkan apresiasi seni bagi mahasiswa, membina dan mengembangkan bakat

Senin, 29 Oktober 2012

Workshop Karya Tulis Ilmiah Bagi Dosen FKIP UNRIKA Batam


Dalam rangka menyamakan persespsi dan menambah wawasan para dosen Sekitar  60 orang dosen di lingkungan FKIP Universitas Riau kepulauan Batam hadir dalam acara workshop pembuatan Karya Tulis Ilmiah  ( KTI ) acara yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 27 s/d 28 Oktober ini  dilaksanakan di  ruang Auditorium Unrika dengan mendatangkan pemateri Prof. Dr. Supriyoko, M.Pd dari  Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Pelayanan Pesawat yang Mengecewakan

Hari kamis tanggal 23 agustus 2012 saya akan kembali dari mudik dari medan ke batam dengan menaiki salah satu maskapai penerbangan domestik pada pukul 12.25 wib (tertulis pada jadwal) ternyata setelah chek in di tunda hingga 30 menit ke depan dengan estimasi akan berangkat pukul 13.00 wib. setelah masuk ruang tunggu ternyata masuk ke dalam pesaawat pukul 14.30 wib. setelah masuk pesawat dan semua penumpang telah masuk ternyata peswat juga belum jalan-jalan. setelah hampi 60 menit dalam pesawat dengan pendingin yang kurang dibandingkan dengan jumlah penumpang yang penuh maka suasana dalam peswat amat panas sehingga banyak anak2 menangis kepanasan. setelah satu penumpang protes kok peswat lama kali berangkatnya, baru pramugari memberikan info bahwa cuaca di batam katanya kurang bersahabat. Padahal ada 3 pesawat dengan tujuan yang sama sudah berangkat terlebih dahulu, sehingga menimbulkan kecurigaan bagi penumpang yang lain. Setelah 3 penumpang pindah ke maskapai lainnya dengan tujuan yang sama dan setengah isi pesawat ingin keluar dan pindah maka kontan pramugari menyebutkan pesawat baik2 saja dan akan diberangkatkan.Tetapi yang ada di benak penumpang kok bisa tiba-tiba akan berangkat setelah setengah penumpangnya akan keluar/pindah ke maskapai lain. ini menjadi pelajaran penting bagi maskapai yang ada di indonesia untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi penumpangnya, apalagi tiket yang dibeli penumpang sewaktu mudik lebaran melonjak hingga 100 %. Sudah sepantasnya penumpang mendapatkan pelayanan yang prima.