Rabu, 25 Maret 2009

KB & Sosialisasi HIV/AIDS Gratis di UNRIKA

Untuk tetap mensukseskan program nasional tentang Keluarga Berencana, maka Universitas Riau Kepulauan Batam melalui Pusat Studi Aids & Narkoba (PSAN) UNRIKA bekerjasama dengan BKkbN Provinsi Kepulauan Riau akan mengadakan program KB Gratis dan Sosialisasi HIV/AIDS untuk keluarga prasejahtera dan masyarakat yang kurang mampu. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 4 April 2009 mulai pukul 08.30 wib s.d selesai yang bertempat di Lapangan Parkir Timur Kampus UNRIKA Jl. Batu Aji Baru Batam. Kegiatan ini terbuka untuk umum, untuk itu bagi masyarakat yang ingin mengetahui tentang seputar KB dan pemasangan KB gratis silahkan datang pada acara tersebut.

Selasa, 24 Maret 2009

Peringatan Maulid Muhammad SAW di UNRIKA

Universitas Riau Kepulauan Batam akan bekerjasama dengan GMPAM (Gerakan Masyarakat Peduli Akhlak Mulia) Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampus UNRIKA pada tanggal 1 April 2009 dimulai pukul 19.00 wib s.d selesai di Aula Lt. 3 Kampus UNRIKA Batam.

Kamis, 19 Maret 2009

Beasiswa Gubernur Kepulauan Riau Tahun 2009

Pemerintah Daerah (Gubernur) Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2009 memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi di Kepulauan Riau. Baik yang kuliah yang di Kepulauan Riau maupun mahasiswa yang berasal dari Kepulaun Riau yang kuliah di Provinsi lain di Indonesia. Universitas Riau Kepulauan Batam (UNRIKA) mendapat alokasi beasiswa BBM dan PPA sebanyak 75 orang, Dahrul Aman Harahap,MM selaku Pembantu Rektor UNRIKA menyampaikan usulan kepada Tim Penyusun Quota Beasiswa per perguruan tinggi bahwa merasa keberatan dengan quota yang didapatkan pada tahun ini (2009), karena quota yang diberikan sesuai dengan tahun kemaren (2008), Protes tersebut disampaikan Pembantu Rektor termuda se Indonesia tersebut berhubung jumlah mahasiswa yang ada di UNRIKA sekarang 2300 mahasiswa,karena quota yang diberikan biasanya 5% dari Total Jumlah mahasiwa yang ada di PT masing2. Seharusnya UNRIKA mendapat alokasi lebih dari 100 0rang mahasiswa. Ini menandakan bahwa data yang di Provinsi atau Dinas Pendidikan tidak Up to Date (Alias terbaru).

Beasiswa Kopertis Wilayah X (Sumbar, Jambi, Riau dan Kepri) 2009

Universitas Riau Kepulauan mendapatkan quota beasiswa dari Dirjen Dikti melalui Kopertis Wilayah X (Sumbar, Jambi, Riau dan Kepri) untuk tahun 2009 sebanyak 65 orang Beasiswa yang dimaksud terdiri dari Beasiswa Kurang Mampu, Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Peningkatan Prestasi Ekstrakurikuler (PPE). Dahrul Aman Harahap, MM selaku pembantu rektor III unrika menyampaikan bahwa kepada seluruh mahasiswa unrika yang terdiri dari 2400 mahasiswa mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa yang dimaksud asalkan berkas dan syarat2 yang ditetapkan terpenuhi. Berhubung waktu penerimaan yang terbatas diharapkan kepada calon penerima untuk lebih pro aktif dalam mencari nformasi dan melengkapi berkas yang telah di tetapkan.

Sosialisasi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) di UNRIKA

Purna Caraka Muda Indonesia (Indonesian Youth Exchange Returnees Association) Provinsi Kepulauan Riau akan mengadakan sosialisasi seleksi pertukaran pemuda antar negara (PPAN) 2009 di Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam Jl. Batu Aji Baru pada hari sabtu, 21 Maret 2009 pukul 19.00 wib s.d. 20.30 wib di ruangan C3. Program PPAN yang dimaksud antara lain: PPIK (Program Pertukaran Indonesia Kanada), PPIM (Program Pertukaran Indonesia Malaysia), SSEAYP (Ship for South East Asia Youth Program-Kapal Pemuda ASEAN-Jepang) dan Program Kapal Pemuda Nusantara. Pembantu Rektor III UNRIKA: Dahrul Aman Harahap, MM menghimbau ke pada seluruh mahasiswa UNRIKA yang berminat serta pengurus HMJ, BEMF, UKM, mahasiswa penerima beasiswa Rektor, Yayasan, Pemko Batam, Kopertis Wilayah X dan Gubernur Kepri untuk dapat hadir pada acara yang dimaksud.

Sabtu, 28 Februari 2009

Akademisi yang Bertarung di Pentas Politik







Dari Kiri ke Kanan (Dahrul Aman Harahap, MM., DR. H. Amarullah Nasution, SE, MBA dan Ade P. Nasution, SE, MSi). DR. H. Amarullah Nasution, SE, MBA pendiri Yayasan Perguruan Tinggi Batam, Pendiri Yayasan Universitas Labuhanbatu, Pendiri Ponpes Darul Falah pada tahun 2009 ini ikut bertarung di kancah politik sebagai Caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil Labuhanbatu No. 4 dari Partai Demokrat. Sedangkan Ade P. Nasution, SE, MSi yang merupakan akademisi, ekonom dan aktivis LSM di Provinsi Kepri ikut juga bertarung dikancah politik pada pemilu 2009 sebagai caleg DPRD Prov. Kepri Dapil Kota Batam No. 10 dari PAN. Dengan kemampuan berorganisasi dan pengalaman dalam berbagai bidang di Provinsi ini, Ade P. Nasution yang selama ini memberikan berbagai konsep untuk perkembangan di Provinsi Kepri terutama di Kota Batam yang sangat bagus tetapi dalam implementasi mengalami penyimpangan dalam pelaksanaannya, untuk itu Ade P.Nasution pada pemilu 2009 ini ikut bertarung dalam pemilu untuk duduk sebagai penentu kebijakan , agar segala konsep yang selama ini yang sudah ditata bagus agar dapat diimplemetasikan dengan baik dilapangan, ujar Ade. Berikut profil Ade P. Nasution, SE, MSi : Di bidang Organisasi antara lain Sekretaris I DPD PAN Kota Batam, Ketua Litbang Pemuda Pancasila Prov.Kepri, Direktur Manajemen UNRIKA-Batam, Komtap Sertifikasi Tenaga Kerja Kadin Prov. Kepri, Wakil Ketua Dewan Pengupahan Prov. Kepri, Ketua Komisi B Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Prov. Kepri, Ketua I Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Prov.Kepri. Sedangkan Pekerjaannya a.l: Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) YPTB, Pembantu Rektor I UNRIKA, Analisis Ekonom PT. P4 Consultan Jakarta, Bag. Keu. PT. Tata Merika Nusantara, Jakarta, Konsultan Pengembangan Ekonomi Rakyat Kota Batam, Anggota KPU Kota Batam, Staf Ahli DPRD Kota Batam, Staf Ahli DPRD Prov. Kepri dan Direktur CV. Aura Enam Delapan Batam. Di Bidang Penelitian : Studi Profil dan Potensi Kebudayaan Kota Batam (1999 Kerjasama Dinsos Kota Batam), Penyusunan Database Profil Kelurahan/Desa se Kota Batam (Kerjasama PMD, 1999), Studi Potensi dan Peluang Ekonomi Kerakyatan di Kota Batam (Kerjasama BAPPEKO, 2000), Daya Dukung SDM dalam rangka Pengembangan Pulau Batam sebagai Kawasan Industri (Kerjasama OB, 2000), Pengaturan Sistem Kependudukan di Kota Batam (Kerjasama BAPPEKO, 2000), team asistensi Pembahasan RPP Hubungan OB dan Pemko Batam, DRPD Kota Batam, 2001, Penyusunan Data Base Sumber Pajak Daerah Kota Batam Berdasarkan Perda No. 15 Tahun 2001, Kerjasama P3ES dengan Dispenda Kota Batam (2003), Studi Kasus Batam Sebagai Daerah Free Trade Zone (FTZ), Kerjasama dengan Harian Batam Ekspress, Stuti Tentang Multiflier Effect Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) sebagai Supporting Industry terhadap UKM di Kota Batam (Kerjasama dengan OB, 2003), Pelatihan Metodologi Penelitian untuk Wartawan (kerjasama dengan Tabloid Ekonomi Batam Ekbis, 2004), dll. Studi atau Kunjungan keluar negeri: Studi Penerapan Status Free Trade Zone, Subic Bay dan Metro Manila, Philipina (2002), Studi Manajemen Pelabuhan, Port of Singapore Authority, Singapore (2003), Studi Pola Distribusi Bahan Makanan Pokok, Kuala Lumpur, Malaysia (2003), Studi Pengelolaan Pariwisata, Bangkok, Thailand (2004), Studi Penerapan Upah Minimum dan Kesejahteraan Pekerja, Shanghai dan Su Zou, China (2007), Kunjungan Muhibah MPW Pemuda Pancasila Kepri, Malaka, Malaysia (2008), Kunjungan Akademik, Universitas Industri Selangor, Darul Ehsan, Malaysia (2008) dan Enghlis Course Radio Singapore Internasional (2005).

Kamis, 26 Februari 2009

Mungkinkah Domba Beratnya 150 kg/ ekor?

Dari pertanyaan di atas mungkin akan menggelikkan kita semua, apakah ada domba 150 kg/ekor. ternyata hal tersebut tidak mustahil. Domba tersebut dinamankan "Domba Waringin" yang ditemukan oleh orangnya Ir. H. Tista Waringin Sitompul. Nama Domba tersebut diambil dari namanya yang merupakan hasil penelitiannya selama 9 tahun. Dahrul Aman Harahap, MM selaku wakil manager "Waringin Centre" yang juga Pembantu Rektor III Universitas Riau Kepulauan Batam ini, menyampaikan bahwa domba tersebut merupakan hasil persilangan 4 bangsa domba yang dilakukan oleh waringin,dimana anak domba yang umurnya 3 bulan saja beratnya sudah mencapai 30 kg/ekor dimana per ekornya sudah dibandrol dengan harga Rp. 800.000,- hingga Rp.1.500.000,-, Karena Produksinya yang masih terbatas, maka banyak para pecinta ternak sudah memesan anak kambing yang masih dalam perut induknya. Tidak hanya itu ada, ada beberapa teknolgi hasil penemuan yang ada untuk mempercepat peningkatan bobot badan pada ternak tersebut, juga ada obat scabies hasil temuannya yang mudah digunakan oleh para peternak tradisional. Waringin Centre tersebut terletak di Jl. D.I. Panjaitan N0. 56 Stabat Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara, Telp. 061-8912023, Hp. 0813 6114 8235